Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 21 Agustus 2012

WAWANCARA

Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas   /Semester : VIII/1
Standar Kompetensi :  :  Berbicara2.    Megungkap berbagai informasi melalui    wawancara     dan presentasi laporan
Kompetensi Dasar :     2.1. Ber­wa­wan­­cara de­ngan nara­sumber dari berbagai   kalangan   dengan  memperhatikan etika ber­wawancara
Indikator
  • Siswa mampu membuat daftar  pokok-pokok pertanyaan untuk wawancara
  • Siswa melakuan simulasi waancara di depan kelas
  • Siswa mampu melakukan wawancara dengan narasumber dari berbagai kalangan dengan memperhatikan etika berwawancara
Alokasi Waktu :   4  X  45 menit (2 pertemuan)
1.  Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mewawancarai seorang narasumber dari berbagai kalangan dengan memperhatikan etika berwawancara
2.   Materi Pembelajaran
Cara berwawancara  dan implementasinya
3.  Metode Pembelajaran
a. simulasi
b.Tanya jawab
c. Demonstrasi
4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
a.   Kegiatan awal
1.   Siswa diminta berpasang-pasangan dan membuat kesepakatan. Salah satu siswa sebagai seorang narasumber (siswa teladan, ketua OSIS, juara lomba lukis, atau siswa beropini tentang topik tertentu/ sesuai keadaan masing-masing).
2.   Setiap siswa menyiapkan pertanyan-pertanyaan untuk pasangannya masing-masing.
3.   Siswa dibimbing guru menentukan hala-hal yang perlu dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan saat berwawancara.
b.  Kegiatan Inti
Setiap pasangan  siswa melakukan kegiatan simulasi wawancara ke depan kelas.
c.  Kegiatan  Akhir
Siswa dan guru melakukan refleksi
Siswa diajak menemukan nilai-nilai hidup dari kegiatan berwawancara
5.   Sumber Pembelajaran
a.    Buku Teks
b.    Nara sumber
c.    Rekaman Wawancara
6.   Penilaian
a.   Teknik                         : observasi
b.   Bentuk instrumen        : lembar observasi
c.   Soal /Instrumen           :
1.Lakukanlah kegiatan wawancara bersama teman pasangan kalian ke depan kelas!
Rubrik penilaian :
No
Aspek
Deskriptor
Skor
Skor maksimum
1 Bobot pertanyaan
  • Siswa memberikan pertanyaan-pertanyaan yang sangat berbobot (analisis), variatif, dan jelas
  • Siswa memberikan pertanyan-pertanyaan yang berbobot dan jelas.
  • Siswa memberikan pertanyaan-pertanyaan yang jelas.
  • Siswa memberikan pertanyan-pertanyaan yang ringan, informatif saja, dan kurang bervarisi.
4
3
2
1
4
2 Kesantunan bahasa
  • Siswa bertanya dengan bahasa yang santun
  • Siswa bertanya dengan bahasa yang cukup santun
  • Siswa bertanya dengan bahasa    yang kurang santun
3
2
1
3
3 Kekomunikatifan
  • Siswa bertanya dengan sangat komunikatif
  • Siswa bertanya dengan komunikatif
  • Siswa bertanya dengan cukup komunikatif
  • Siswa bertanya dengan kurang komunikatif
4
3
2
1
4
4 Etika wawancara
  • Dalam berwawancara siswa memperhatikan etika wawancara
  • Dalam berwawancara siswa  kurang memperhatikan etika wawancara
  • Dalam berwawancara siswa  tidak memperhatikan etika wawancara
2
1
0
2

Jumlah Skor Maksimum

13
Skor maksimal:
No 1)    = 4
No 2)    = 3
No 3)    =  4
No 4)   =   2
Jumlah = 13
Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut.

Perolehan Skor


Nilai akhir = ———————— X Skor Ideal (100) =   .  .  .

Skor Maksimum (13)


Contoh naskah simulasi wawancara
SIMULASI WAWANCARA
Karya:
Catharina Wenirosaline 8D / 5
Vanessa Christiani 8D / 29
Topik                          :           Hiburan.
Narasumber                :           Romy Rafael.
Pewawancara              :           Wartawan dari majalah Magic Indonesia.
W : wartawan (Vanessa)        ,           N : narasumber (Weni).
W :      Selamat pagi Pak, saya wartawan dari majalah Magic Indonesia, boleh
saya mewawancarai Bapak?
N  :      Pagi. Tentu saja boleh, silahkan.
W :      Majalah Magic Indonesia akan memasukkan biografi anda sebagai salah
satu magician Indonesia , jadi wawancara ini berkaitan dengan
kehidupan  Anda?
N  :      Begitu ya? Baik saya siap.
W :      Terima kasih Pak.
Ilmu magic apa yang selama ini ditekuni?
N  :      Selama ini saya menekuni ilmu hipnotis.
W :      Darimana anda dapat mengetahui ilmu ini?
Apakah sejak anda mengetahuinya anda langsung tertarik?
N  :      Saat masih kecil, kehidupan saya dengan teman-teman saya yang lain
memang sedikit berbeda. Di saat teman-teman saya yang lain
berkumpul untuk bermain, saya menyendiri. Karena kebiasaan itu,
saya sering kali menjadi bahan ejekan teman-teman, dan jadilah saya
seorang yang tidak percaya diri.
Begitu pula saat saya duduk di bangku SMP, sifat saya yg
tertutup membuat saya tidak memiliki banyak teman. Beruntung dari
keadaan itu, saya memiliki ‘teman-teman baru’ berupa buku, dari buku-
buku yang saya baca itulah saya mendapatkan karakter diri saya dan
mulai tertarik pada ilmu hipnotis.
W :    Berapa lama anda mendalami ilmu hipnotis ini?
Dimana sajakah anda mendalaminya?
N  :      Saya mendalami ilmu hipnotis dan berbagai kegunaannya lebih dari
empat tahun di Amerika. Disana saya pernah belajar di Hypnotism
Training Institute, Ultimate Stage Hypnotism Institute dan Institute for
Neuro Research and Education.
W :     Sebelum anda benar-benar menekuni ilmu hipnotis ini, bagaimana
tanggapan atau reaksi orang tua anda?
N  :    Keputusan saya menekuni dunia ini memang mendapat tentangan dari
keluarga saya. Pola pikir kedua orang tua saya masih berdasarkan pada
persetujuan umum, kalau bekerja berarti menjadi pegawai.
W :      Sampai saat ini, hal apa saja yang telah dijalani bersangkutan dengan
ilmu hipnotis anda?
N  :      Sampai saat ini, saya menggunakan kemampuan hipnotis saya selain
untuk hiburan, juga untuk aktivitas klinis (pengobatan psikis), medis
(kedokteran),bahkan untuk bisnis dan perusahaan. Saya selalu
berusaha menghilangkan kesan negatif hipnotis lantaran karena kasus
penipuan dan
kejahatan dengan ilmu ini. Saya telah membuka Klinik Romy Rafael
Hypnotheraphy dengan menerima penyembuhan orang yang tengah
dalam keadaan stres, depresi, phobia, bahkan menghilangkan
kebiasaan buruk.
Selain itu, saya juga telah menyusun buku Hypnotheraphy : Quit
Smoking!, yang berisi panduan hypnoteraphy dalam bentuk buku dan
CD, untuk menghilangkan kecanduan rokok. Sekarang ini, saya
menjadi salah satu komentator di acara The Master dan tuan rumah
di Master Hipnotis Romy Rafael.
W :      Mengapa anda mendapat sebutan Master Hipnotis?
N  :      Pada tahun 2005 lalu saya berhasil mencatat rekor Museum Rekor
Indonesia atau yang dikenal MURI dengan menghipnotis sekitar 5000
orang yang hadir dalam sebuah acara seminar yang berlangsung di
Mangga Dua Square, Jakarta pada 11 November 2005.
W :      Menarik sekali perjalanan anda menuju kesuksesan anda sekarang ini,
semua dijalani tanpa kenal lelah.
Baik Pak, terima kasih atas waktu dan semua informasinya. Sukses
selalu dan selamat siang.
N  :      Sama-sama. Terima Kasih.

WAWANCARA

Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas   /Semester : VIII/1
Standar Kompetensi :  :  Berbicara2.    Megungkap berbagai informasi melalui    wawancara     dan presentasi laporan
Kompetensi Dasar :     2.1. Ber­wa­wan­­cara de­ngan nara­sumber dari berbagai   kalangan   dengan  memperhatikan etika ber­wawancara
Indikator
  • Siswa mampu membuat daftar  pokok-pokok pertanyaan untuk wawancara
  • Siswa melakuan simulasi waancara di depan kelas
  • Siswa mampu melakukan wawancara dengan narasumber dari berbagai kalangan dengan memperhatikan etika berwawancara
Alokasi Waktu :   4  X  45 menit (2 pertemuan)
1.  Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mewawancarai seorang narasumber dari berbagai kalangan dengan memperhatikan etika berwawancara
2.   Materi Pembelajaran
Cara berwawancara  dan implementasinya
3.  Metode Pembelajaran
a. simulasi
b.Tanya jawab
c. Demonstrasi
4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
a.   Kegiatan awal
1.   Siswa diminta berpasang-pasangan dan membuat kesepakatan. Salah satu siswa sebagai seorang narasumber (siswa teladan, ketua OSIS, juara lomba lukis, atau siswa beropini tentang topik tertentu/ sesuai keadaan masing-masing).
2.   Setiap siswa menyiapkan pertanyan-pertanyaan untuk pasangannya masing-masing.
3.   Siswa dibimbing guru menentukan hala-hal yang perlu dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan saat berwawancara.
b.  Kegiatan Inti
Setiap pasangan  siswa melakukan kegiatan simulasi wawancara ke depan kelas.
c.  Kegiatan  Akhir
Siswa dan guru melakukan refleksi
Siswa diajak menemukan nilai-nilai hidup dari kegiatan berwawancara
5.   Sumber Pembelajaran
a.    Buku Teks
b.    Nara sumber
c.    Rekaman Wawancara
6.   Penilaian
a.   Teknik                         : observasi
b.   Bentuk instrumen        : lembar observasi
c.   Soal /Instrumen           :
1.Lakukanlah kegiatan wawancara bersama teman pasangan kalian ke depan kelas!
Rubrik penilaian :
No
Aspek
Deskriptor
Skor
Skor maksimum
1 Bobot pertanyaan
  • Siswa memberikan pertanyaan-pertanyaan yang sangat berbobot (analisis), variatif, dan jelas
  • Siswa memberikan pertanyan-pertanyaan yang berbobot dan jelas.
  • Siswa memberikan pertanyaan-pertanyaan yang jelas.
  • Siswa memberikan pertanyan-pertanyaan yang ringan, informatif saja, dan kurang bervarisi.
4
3
2
1
4
2 Kesantunan bahasa
  • Siswa bertanya dengan bahasa yang santun
  • Siswa bertanya dengan bahasa yang cukup santun
  • Siswa bertanya dengan bahasa    yang kurang santun
3
2
1
3
3 Kekomunikatifan
  • Siswa bertanya dengan sangat komunikatif
  • Siswa bertanya dengan komunikatif
  • Siswa bertanya dengan cukup komunikatif
  • Siswa bertanya dengan kurang komunikatif
4
3
2
1
4
4 Etika wawancara
  • Dalam berwawancara siswa memperhatikan etika wawancara
  • Dalam berwawancara siswa  kurang memperhatikan etika wawancara
  • Dalam berwawancara siswa  tidak memperhatikan etika wawancara
2
1
0
2

Jumlah Skor Maksimum

13
Skor maksimal:
No 1)    = 4
No 2)    = 3
No 3)    =  4
No 4)   =   2
Jumlah = 13
Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut.

Perolehan Skor


Nilai akhir = ———————— X Skor Ideal (100) =   .  .  .

Skor Maksimum (13)


Contoh naskah simulasi wawancara
SIMULASI WAWANCARA
Karya:
Catharina Wenirosaline 8D / 5
Vanessa Christiani 8D / 29
Topik                          :           Hiburan.
Narasumber                :           Romy Rafael.
Pewawancara              :           Wartawan dari majalah Magic Indonesia.
W : wartawan (Vanessa)        ,           N : narasumber (Weni).
W :      Selamat pagi Pak, saya wartawan dari majalah Magic Indonesia, boleh
saya mewawancarai Bapak?
N  :      Pagi. Tentu saja boleh, silahkan.
W :      Majalah Magic Indonesia akan memasukkan biografi anda sebagai salah
satu magician Indonesia , jadi wawancara ini berkaitan dengan
kehidupan  Anda?
N  :      Begitu ya? Baik saya siap.
W :      Terima kasih Pak.
Ilmu magic apa yang selama ini ditekuni?
N  :      Selama ini saya menekuni ilmu hipnotis.
W :      Darimana anda dapat mengetahui ilmu ini?
Apakah sejak anda mengetahuinya anda langsung tertarik?
N  :      Saat masih kecil, kehidupan saya dengan teman-teman saya yang lain
memang sedikit berbeda. Di saat teman-teman saya yang lain
berkumpul untuk bermain, saya menyendiri. Karena kebiasaan itu,
saya sering kali menjadi bahan ejekan teman-teman, dan jadilah saya
seorang yang tidak percaya diri.
Begitu pula saat saya duduk di bangku SMP, sifat saya yg
tertutup membuat saya tidak memiliki banyak teman. Beruntung dari
keadaan itu, saya memiliki ‘teman-teman baru’ berupa buku, dari buku-
buku yang saya baca itulah saya mendapatkan karakter diri saya dan
mulai tertarik pada ilmu hipnotis.
W :    Berapa lama anda mendalami ilmu hipnotis ini?
Dimana sajakah anda mendalaminya?
N  :      Saya mendalami ilmu hipnotis dan berbagai kegunaannya lebih dari
empat tahun di Amerika. Disana saya pernah belajar di Hypnotism
Training Institute, Ultimate Stage Hypnotism Institute dan Institute for
Neuro Research and Education.
W :     Sebelum anda benar-benar menekuni ilmu hipnotis ini, bagaimana
tanggapan atau reaksi orang tua anda?
N  :    Keputusan saya menekuni dunia ini memang mendapat tentangan dari
keluarga saya. Pola pikir kedua orang tua saya masih berdasarkan pada
persetujuan umum, kalau bekerja berarti menjadi pegawai.
W :      Sampai saat ini, hal apa saja yang telah dijalani bersangkutan dengan
ilmu hipnotis anda?
N  :      Sampai saat ini, saya menggunakan kemampuan hipnotis saya selain
untuk hiburan, juga untuk aktivitas klinis (pengobatan psikis), medis
(kedokteran),bahkan untuk bisnis dan perusahaan. Saya selalu
berusaha menghilangkan kesan negatif hipnotis lantaran karena kasus
penipuan dan
kejahatan dengan ilmu ini. Saya telah membuka Klinik Romy Rafael
Hypnotheraphy dengan menerima penyembuhan orang yang tengah
dalam keadaan stres, depresi, phobia, bahkan menghilangkan
kebiasaan buruk.
Selain itu, saya juga telah menyusun buku Hypnotheraphy : Quit
Smoking!, yang berisi panduan hypnoteraphy dalam bentuk buku dan
CD, untuk menghilangkan kecanduan rokok. Sekarang ini, saya
menjadi salah satu komentator di acara The Master dan tuan rumah
di Master Hipnotis Romy Rafael.
W :      Mengapa anda mendapat sebutan Master Hipnotis?
N  :      Pada tahun 2005 lalu saya berhasil mencatat rekor Museum Rekor
Indonesia atau yang dikenal MURI dengan menghipnotis sekitar 5000
orang yang hadir dalam sebuah acara seminar yang berlangsung di
Mangga Dua Square, Jakarta pada 11 November 2005.
W :      Menarik sekali perjalanan anda menuju kesuksesan anda sekarang ini,
semua dijalani tanpa kenal lelah.
Baik Pak, terima kasih atas waktu dan semua informasinya. Sukses
selalu dan selamat siang.
N  :      Sama-sama. Terima Kasih.

Rabu, 15 Agustus 2012

SEJARAH SATUA

1.  Latar belakang. Dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI AD didalam menegakkan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah darat Negara Kesatuan Republik Indonesia serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia di wilayah daratan dari segala bentuk ancaman dan gangguan. Diperlukan suatu upaya untuk menciptakan prajurit prajurit TNI AD yang Profesional melalui pelaksanaan latihan dalam rangka pembinaan kemampuan TNI AD
Daerah latihan yang ideal sangat diperlukan dalam rangka penyelenggaraan suatu latihan oleh satuan satuan jajaran TNI AD, daerah latihan tersebut merupakan daerah latihan yang didalamnya terdapat medan medan latihan yang sesuai dengan materi latihan yang akan dimainkan serta karakteristik dari daerah operasi yang akan dilaksanakan, serta tidak terganggu dan tidak mengganggu keadaan lingkungan
Kawasan objek militer baturaja yang dikenal dengan sebutan OMIBA (Objek Militer Baturaja) dengan luas + 43.000 ha merupakan suatu daerah medan latihan TNI AD, terletak di wilayah kabupaten OKU, OKU timur dan OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan,
Untuk menunjang pengembangan sistem latihan TNI AD, maka dilaksanakan rancang bangun suatu medan latihan di wilayah omiba, sampai dengan pembentukan satuan Detasemen Latihan Pertempuran disingkat Denlatpur pada tanggal 29 Juli 1989 sesuai Keputusan Kasad nomor Kep/11/IV/1989 tanggal 22 April 1989 tentang organisasi dan tugas Denlatpur Pusbangsisops TNI AD
Pada tanggal 15 Desember 1997 dilaksanakan validasi organisasi Denlatpur yang dikembangkan menjadi Puslatpur Kodiklat TNI AD sesuai dengan Keputusan Kasad nomor : Kep / 6 / VI / 1997 tanggal 20 Juni 1997, tentang organisasi dan tugas Puslatpur Kodiklat TNI AD, dengan demikian maka pada tanggal 15 Desember dijadikan sebagai tonggak sejarah lahirnya Pusat Latihan Tempur Kodiklat TNI AD yang diresmikan oleh Kasad Jenderal TNI Wiranto dilapangan upacara Puslatpur Kodiklat TNI AD Martapura. Dengan Komandan Puslatpur yang pertama Kolonel Inf A.D Sikki, NRP 26551.

2. Organisasi . Detasemen Latihan Pertempuran adalah satuan pelaksana Pusbangsisops TNI AD yang diresmikan oleh Kasad Jenderal TNI Edi Sudrajat pada tanggal 29 Juli 1989 sesuai Keputusan Kasad Nomor Kep/11/IV/1989 tanggal 22 April 1989 tentang Organisasi dan Tugas Denlatpur Pusbangsisops TNI AD, adapun tugas tersebut meliputi ; Uji Coba Taktik / Tehnik Pertempuran , Uji Lapangan Alut/Sista serta memberikan jasa pelayanan latihan Kepada satuan TNI AD yang berlatih di OMIBA. Sejak diresmikan pada tanggal 29 Juli 1989 telah berlangsung pula proses pengisian personel maupun materil guna mendukung tugas pokok Denlatpur Pusbangsisops TNI AD. Adapun susunan organisasi Denlatpur sebagai berikut :
  • Kelompok Pimpinan
  • Urusan Pengendalian Kegiatan
  • Urusan umum
  • Peleton Markas, Peleton Peralatan, Peleton Jasa Perbekalan Angkutan.
  • Unit Infanteri
  • Unit Kavaleri
  • Unit Artileri
  • Unit Zeni.
  • Unit Perhubungan
Setelah terjadi validasi satuan susunan organisasi Denlatpur berubah menjadi Susunan Organisasi Puslatpur Kodiklat TNI AD sesuai dengan Keputusan Kasad Nomor : Kep / 6 / VI / 1997 tanggal 20 Juni 1997, adapun susunan organisasi sebagai berikut :
  • Kelompok Pimpinan
  • Bagopslat, Bagucob , Bagfasjasrana dan Bagum
  • Kompi Markas, Kompi Peralatan, Kompi Perhubungan Kompi Perbekalan dan   Angkutan dan Kompi Kesehatan.
  • Kompi Infanteri, Kompi Kavaleri Baterai Armed dan Kompi Zeni
  • Lanudad Gatot Subroto
3. Pejabat Komandan Denlatpur. Adapun para Pejabat Komandan Denlatpur yang menjabat sebelum menjadi Puslatpur Kodiklat TNI AD sebagai berikut :
  • Letkol Inf Untung Legianto NRP 25115 TMT 29 Juli 1989 s.d 10 Juni 1990
  • Mayor Inf Didi F Sugito Nrp 27878 Tmt 01 Agustus 1990 s.d 22 Juni 1992
  • Letkol Inf Suroyo Gino Nrp 28495 Tmt 22 Juni 1992 s.d 11 Juli 1995
  • Letkol Inf Tony Rinadi Nrp 29300 Tmt 11 Juli 1995 s.d 11 Agustus 1997
  • Mayor Inf Sakkan Tampubolon Nrp 29601 Tmt 16 September 1997 s.d 15       Desember 1997
4.  Perkembangan. Sejak  didirikannya Puslatpur Kodiklat TNI AD pada tanggal 15 Desember 1997, Puslatpur telah mengalami berbagai perubahan baik dalam kepemimpinan, organisasi maupun personel sesuai dengan perkembangan yang terjadi di dalam tubuh TNI AD khususnya.

5. Organisasi
a. Pada tahun 2004 diadakan perubahan orgas Puslatpur kembali, sesuai   dengan Keputusan Kasad No Kep/36/VII/2004 tanggal 7 Juli 2004, masa uji coba orgas tersebut berlangsung selama 1 tahun. Dengan Susunan organisasi Puslatpur Kodiklat TNI AD sebagai berikut :
  • Kelompok Pimpinan
  • Kasipam, Kasiops, Kasipers dan Kasilog
  • Denma : Kima dan Kikaphar
  • Denyanlat : Kiif, Kikav dan Rai Armed
  • Lanudad Gatot Subroto
b. Kemudian diadakan penyempurnaan orgas yang baru. Sesuai dengan  Keputusan Kasad Nomor : Kep / 15 / VII / 2006 tanggal 26 Juli 2006, tentang  organisasi dan tugas Puslatpur Kodiklat TNI AD. Puslatpur Kodiklat TNI AD  mempunyai tugas pokok memelihara fasilitas medan latihan, membantu  kegiatan Latihan satuan TNI AD, membantu kegiatan uji coba sistem operasi  dan alut / sista serta latihan bersama dengan negara sahabat. Dengan susunan  organisasi sebagai berikut :
  • Kelompok pimpinan
  • Kasipamops ( Pasipam, Pasiops Dan Pajas )
  • Kasiperslog ( Pasipers Dan Pasilog )
  • Denma :Kima Kikaphar
  • Denyanlat : Kiif Kikav Rai Armed
  • Lanudad (alih Kodal ke Puspenerbad Kep Kasad / 309 / XII / 2007 ) Kasad   no Kep/15/VII/2006 tanggal 26 Juli 2006 berlaku sampai dengan sekarang
c. Dengan adanya alih Kodal Lanudad Gatot Subroto ke Puspenerbad, maka ke   depan Puslatpur Kodiklat TNI AD akan menerapkan orgas yang baru sesuai Peraturan Kasad Nomor Perkasad / 31 / VIII / 2010 tanggal 12 Agustus 2010. dengan susunan organisasi sebagai berikut :
  • Kelompok Pimpinan
  • Bagian Latihan
  • Bagian Umum
4) Denma membawahi :
  • Kompi Markas
  • Kompi Peralatan
  • Kompi Zeni
5) Denlatpur membawahi :
  • Kompi Infanteri
  • kompi Kavaleri
  • Baterai Armed
  • Peleton Arhanud
  • Peleton Zipur

6. Lambang Satuan. Nama lambang satuan/Sempana Puslatpur Kodiklat TNI AD yaitu “Widya Daya Yudha “ yang artinya kekuatan tempur yang dipersatukan, lambang satuan ini merupakan kebanggaan dan motivasi prajurit Puslatpur didalam melaksanakan tugas. Adapun arti dari lambang satuan /sempana Puslatpur Kodiklat TNI AD adalah sebagai berikut :
a. Busur dan anak panah melambangkan kekuatan persenjataan udara yang   mampu menangkal serangan dari udara / artileri.
b. Tank dan senapan bersilang melambangkan kekuatan kavaleri dan Infanteri.
c. Granat tangan dan kilat melambangkan satuan peralatan dan perhubungan.
d. Benteng melambangkan satuan zeni.
e. Bintang bersudut lima melambangkan falsafah pancasila.
f. Untaian padii berjumlah 7 butir melambangkan sapta marga.
g. Bunga kapas berjumlah 5 buah melambangkan sumpah prajurit.
7. Pejabat Komandan Puslatpur. Sampai dengan saat ini di Puslatpur telah terjadi beberapa pergantian unsur pimpinan sebagai berikut :
a. Kolonel Inf A.D Sikki, NRP 26551, Tmt 15 Desember 1997 s.d 10 Juli 1999.
b. Kolonel Inf M. Noer Muis S.IP, Nrp 28536, Tmt 10 Juli 1999 s.d 26 Pebruari   2000.
c. Kolonel Inf George Toisutta Nrp 28494 Tmt 26 Pebruari 2000 s.d 15 Maret   2001.
d. Kolonel Inf Syahrial BP Peliung Nrp 26508 Tmt 15 Maret 2001 s.d 10 Januari 2003.
e. Kolonel Inf Hendra Rizal Nrp 28500 Tmt 10 Januari 2003 s.d 4 Nopember  2004.
f. Kolonel Inf Pandji Suko Hari Yudho Nrp 29642 Tmt 4 Nopember 2004 s.d 27   Juni 2006
g. Kolonel Inf Istu Hari Subagio Nrp 29617 Tmt 27 juni 2006 s.d 16 Januari   2008
h. Kolonel Inf Musa Bangun Nrp 29692 Tmt 16 januari – 2008 s.d 7 Agustus   2008
i. Kolonel Inf Bachtiar,S.Ip Nrp 30017 Tmt. 7 Agustus 2008 s.d 12 Mei 2009
j. Kolonel Inf Ch.H. Sidabutar Nrp 29596 Tmt. 12 Mei 2009 s.d 9 Juli 2010
k. Kolonel Inf M. Fachrudin Nrp 30467 Tmt 9 Juli 2010 s.d sekarang
8. Pengabdian. Sejak dari Berdirinya Puslatpur Kodiklat TNI AD yang diawali dari lahirnya Denlatpur sampai dengan Puslatpur Kodiklat TNI AD sekarang ini, Puslatpur telah melaksanakan pengabdiannya dalam rangka melaksanakan tugas pokoknya dengan melaksanakan dukungan terhadap satuan satuan jajaran TNI AD yang melaksanakan latihan di daerah latihan OMIBA.
9. Masa Denlatpur. Pada saat Masih Denlatpur Kodiklat TNI AD, dalam rangka pengabdiannya kepada nusa dan bangsa Denlatpur telah melaksanakan dukungan terhadap satuan jajaran TNI AD yang berlatih di Denlatpur sejak tahun 1990 sampai dengan 1997, diantaranya sebagai berikut :
  • BTP Yonif 503/ Kostrad pada bulan September 1990
  • BTP Yonif 327 Dam III/Slw. November 1990
  • BTP Yonif 201 Dam Jaya Januari 1991 .
  • BTP Yonif 501/Kostrad Mei 1991
  • BTP Yonif 305/Kostrad J u n i 1991 .
  • BTP Yonif 203 Dam Jaya Agustus 1991 .
  • BTP Yonif 100 Dam I/BB Oktober 1991
  • BTP Yonif 507 Dam V/Brw Desember 1991.
  • BTP Yonif 328 Brigif-17/Kostrad April 1992
  • BTP Yonif 141 Dam II/Swj September 1992
  • Duklat Tarbinlatsat September 1992
  • BTP Yonif 202 Dam Jaya Oktober 1992 .
  • BTP Yonif 401 Dam IV/Dip Januari 1993 .
  • BTP Yonif 700 Dam VII/Wrb J u n i 1993 .
  • BTP Yonif 413/ Kostrad Agustus 1993 .
  • BTP Yonif 612 Dam VII/Wrb Desember 1993.
  • BTP Yonif 412/ Kostrad Pebruari 1994 .
  • BTP Yonif 514/ Kostrad September 1994 .
  • Duklat Tarbinlatsat September 1994
  • BTP Yonif 432/Kostrad Oktober 1994
  • BTP Yonif 323/Kostrad Desember 1994
  • Latihan Kartika 95 Januari 1995
  • BTP Yonif 509/Kostrad Oktober 1995
  • Duklat Tarbinlatsat Oktober 1995
  • BTP Yonif 312/Kostrad Nopember 1995
  • BTP Yonif 431/Kostrad Desember 1995
  • BTP Yonif 303/Kostrad Oktober 1996
  • BTP Yonif 502/Kostrad Desember 1996
  • Latihan Kartika Angkasa Yudha Juli 1997
10. Masa Puslatpur.
a. Penugasan operasi.
  • Operasi Lihkam Aceh Tahun 2004
  • Misi perdamaian dunia sebagai pasukan PBB di Libanon.
b. Penyelenggaraan latihan dan dukungan latihan terhadap satuan satuan AD,       diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Latihan BTP Yonif 323 / Brigif 13 Kostrad
  • Safkar Indopura 10 / 1998
  • Pratugas satgas horisontal Yonif 141 Dam II/Swj
  • Pratugas satgas horisontal Yon Zipur 2 Dam II/Swj.
  • Latihan BTP Yonif Linud 328/Kostrad.
  • Mendukung penyelenggaraan Latihan BTP Yonif 145 Dam II/Swj pada tahun 2002.
  • Mendukung pelaksanaan latihan menembak senjata berat Marinir TNI AL pada tahun 2004.
  • Mendukung Penyelenggaraan Latihan BTP Yonif 143 Dam II/Swj pada tahun 2009.
  • Uji coba penembakan roket R-Han 122 mm dari Balitbang kemhan RI pada bulan Oktober (Tahap I) dan bulan Nopember 2010 (Tahap 2).
  • Uji coba mortir 60 LR, mortir 60 Komando dan mortir 81 Tampela buatan Pindad pada tanggal 2 Mei 2011.
  • Uji fungsi senjata dan amunisi Helikopter Mi-35P pada tanggal 19 s.d. 20 Juli 2011

Kamis, 09 Agustus 2012


MATEMATIKA
ILMU TAFSIR
BAHASA ARAB
ILMU KALAM
USHUL FIQIH
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM
SENI BUDAYA
BAHASA INGRIS
TATA BUSANA
AKHLAK TASAWUF
TIK
BAHASA INDONESIA

الرياضيات
التفسير
العربية
علوم الكلام
أصول الفقه
الثقافية تاريخ الإسلام
الفن والثقافة
اللغة بريطانيا
تاتا الملابس
الأخلاق العرفان
تكنولوجيا المعلومات والاتصالات
الإندونيسية

WAWANCARA

Wawancara merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengumpulkan informasi / data. Bila dahulu wawancara identik dengan sebuah kegiatan tatap muka / face to face, maka di era serba digital ini telah terjadi banyak sekali perubahan, termasuk salah satunya melakukan wawancara melalui metode teleconverence. Sedangkan teks wawancara merupakan sebuah teks yang berisi tenang hasil tanya jawab antara narasumber dan pewawancara.
 
Berikut ini adalah contoh teks wawancara:
 
TOPIK: PERAN GURU DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA
 
NARASUMBER (N): KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BANTUL
PEWAWANCARA (W): NINANINGTYAS, WARTAWAN KORAN "X"
 
W: Selamat pagi Pak..terima kasih atas waktu yang diberikan
W: Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, koran kami akan memuat artikel tentang peran guru dalam peningkatan kemampuan akademik siswa. Bisa bapak menceritakan perkembangan terkini mengenai peran guru saat ini?
N: Seiring dengan perkembangan jaman, peran guru sudah sangat berbeda dengan peran guru pada jaman dahulu. Guru tidak hanya berperan dan bertugas mengajar, mentransfer ilmu kepada siswa saja, namun juga bertugas membangun karakter dari siswa.
W: Sejauh ini apa saja program pemerintah yang berkaitan dengan tugas guru yang semakin kompleks tersebut?
N: Program pemerintah dalam bentuk pelatihan serta yang terkini mengenail akreditasi kemampuan guru serta syarat minimal jenjang pendidikan yang diterapkan merupakan salah satu contoh program pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan.
W: Bagaimana dengan kesiapan para guru menghadapi tuntutan tersebut?
N: Banyak yang sudah siap, namun tidak sedikit juga yang terkaget - kaget dengan perubahan - perubahan tersebut. Terutama bagi guru - guru yang sudah mendekati usia pensiun
W: Apakah dampak positif dari program - program tersebut sudah bisa dirasakan atau minimal terlihat?
N: Secara nasional bisa dilihat dari hasil nilai Ujian Nasional yang grafiknya cenderung naik
W: Apakah ada kenaikan pendapatan guru seiring dengan bertambahnya beban kerja?
N: Tentu saja ada, pemerintah juga dengan secara khusus memberikan tunjangan akreditasi guru yang diberikan secara berkala. Diharapkan dengan adanya kenaikan penghasilan bisa memacu guru untuk bisa bekerja lebih efektif dan profesional.
W: Saya pikir cukup pak. Nanti bisa saya kembangkan lagi menjadi headline koran kami saat peringatan hari Guru. Terima kasih atas waktu dan informasinya.
N: sama - sama

ANALISA BBM

Mungkin analisa Harga BBM Naik, Jumlah rakyat miskin
turun. Bisa jadi benar.
Begini analisanya:
> Harga bbm naek - tadinya rakyat miskin naek bis, sekarang jalan kaki. Nah, di jalan mati ketabrak metromini yang ngebut karena nguber setoran (soalnye bbmnya naek). Kesimpulan: RAKYAT MISKIN berkurang
> Tadinya rakyat miskin makan sehari sekali terus makan sekali buat 3 hari (karena daya beli turun) lama-lama mati kelaparan. Kesimpulan: RAKYAT MISKIN berkurang
> Tadinya rakyat miskin yang sakit masih bisa beli obat generik terus gak bisa beli lagi ato tadinya ke puskesmas bisa naik angkot sekarang jalan kaki jadi malah mati di jalan. Kesimpulan: RAKYAT MISKIN berkurang
> Ada rakyat miskin yang depresi mikirin kenaikan bbm. Saking mikirnya sampe lupa makan dan minum, akhirnya mati juga. Kesimpulan: RAKYAT MISKIN berkurang
> Ada rakyat miskin yang kreatif dan berinisiatif buat menuhin kebutuhan dia nyolong ayam tetangga. Nahas dia tertangkap, digebukin massa sampe mati. Kesimpulan: RAKYAT MISKIN berkurang
> Rakyat miskin berebut kartu BLT yang masih lagi dicetak. Hantem-hanteman sampe mati. Kesimpulan: RAKYAT MISKIN berkurang
> Rakyat miskin di RT 004, gak puas kepemimpinan pak rt yang gak adil, lalu pak RT diantemi sampe mati. Kesimpulan: RAKYAT MISKIN berkurang
> Rakyat miskin antri mencairkan dana BLT di kantor pos. Nunggu berdesak-desakan berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu akhirnya mati di kantor pos. Kesimpulan: RAKYAT MISKIN berkurang Jadi kesimpulan keseluruhan: Langkah pemerintah menaikkan bbm sudah cukup tepat hanya saja naeknya kurang tinggi. Coba kalo dinaekin lebih tinggi lagi pasti makin cepat lagi pengurangan rakyat miskin di negeri ini ..

Dalil, Bacaan Al-Qur’an, Doa & Tahlil untuk Orang Mati


Apakah do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh itu pahalanya akan sampai kepada orang mati? Dalam hal ini ada segolongan yang yang berkata bahwa do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh tidak sampai pahalanya kepada orang mati dengan alasan dalilnya, sebagai berikut:
وَاَنْ لَيْسَ لِلْلاِءنْسنِ اِلاَّ مَاسَعَى
Dan tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dia kerjakan”. (QS An-Najm 53: 39)
Juga hadits Nabi MUhammad SAW:
اِذَامَاتَ ابْنُ ادَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَوْعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ اَوْوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ
Apakah anak Adam mati, putuslah segala amal perbuatannya kecuali tiga perkara; shadaqoh jariyah, ilmu yang dimanfa’atkan, dan anak yang sholeh yang mendo’akan dia.
Mereka sepertinya, hanya secara letterlezk (harfiyah) memahami kedua dalil di atas, tanpa menghubungkan dengan dalil-dalil lain. Sehingga kesimpulan yang mereka ambil, do’a, bacaan Al-Qur’an, shadaqoh dan tahlil tidak berguna bagi orang mati. Pemahaman itu bertentangan dengan banyak ayat dan hadits Rasulullah SAW beberapa di antaranya :
وَالَّذِيْنَ جَاءُوْامِنْ بَعْدِ هِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَااغْفِرْلَنَا وَلاِءخْوَنِنَاالَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلاِءْيمن
Dan orang-orang yang datang setelah mereka, berkata: Yaa Tuhan kami, ampunilah kami dan ampunilah saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan beriman.” (QS Al-Hasyr 59: 10)
Dalam hal ini hubungan orang mu’min dengan orang mu’min tidak putus dari Dunia sampai Akherat.
وَاسْتَغْفِرْلِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنتِ
Dan mintalah engkau ampun (Muhammad) untuk dosamu dan dosa-dosa mu’min laki dan perempuan.” (QS Muhammad 47: 19)
سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِىَّ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَارَسُوْلَ اللهِ اِنَّ اُمِى مَاتَتْ افَيَنْفَعُهَا اِنْ تَصَدَّقْتَ عَنْهَا ؟ قَالَ نَعَمْ
Bertanya seorang laki-laki kepada Nabi SAW; Ya Rasulullah sesungguhnya ibu saya telah mati, apakah berguna bagi saya, seandainya saua bersedekah untuknya? Rasulullah menjawab; yaa berguna untuk ibumu.” (HR Abu Dawud).
Dan masih banyak pula dalil-dalil yang memperkuat bahwa orang mati masih mendapat manfa’at do’a perbuatan orang lain. Ayat ke 39 Surat An-Najm di atas juga dapat diambil maksud, bahwa secara umum yang menjadi hak seseorang adalah apa yang ia kerjakan, sehingga seseorang tidak menyandarkan kepada perbuatan orang, tetapi tidak berarti menghilangkan perbuatan seseorang untuk orang lain.
Di dalam Tafsir ath-Thobari jilid 9 juz 27 dijelaskan bahwa ayat tersebut diturunkan tatkala Walid ibnu Mughirah masuk Islam diejek oleh orang musyrik, dan orang musyrik tadi berkata; “Kalau engkau kembali kepada agama kami dan memberi uang kepada kami, kami yang menanggung siksaanmu di akherat”.
Maka Allah SWT menurunkan ayat di atas yang menunjukan bahwa seseorang tidak bisa menanggung dosa orang lain, bagi seseorang apa yang telah dikerjakan, bukan berarti menghilangkan pekerjaan seseorang untuk orang lain, seperti do’a kepada orang mati dan lain-lainnya.
Dalam Tafsir ath-Thobari juga dijelaskan, dari sahabat ibnu Abbas; bahwa ayat tersebut telah di-mansukh atau digantikan hukumnya:
عَنِ ابْنِى عَبَّاسٍ: قَوْلُهُ تَعَالى وَأَنْ لَيْسَ لِلاِءنْسنِ اِلاَّ مَا سَعَى فَأَنْزَلَ اللهُ بَعْدَ هذَا: وَالَّذِيْنَ أَمَنُوْاوَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِيَتُهُمْ بِاِءْيمنٍ أَلْحَقْنَابِهِمْ ذُرِيَتَهُمْ فَأَدْخَلَ اللهُ الأَبْنَاءَ بِصَلاَحِ اْلابَاءِاْلجَنَّةَ
Dari sahabat Ibnu Abbas dalam firman Allah SWT Tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dikerjakan, kemudian Allah menurunkan ayat surat At-Thuur; 21. “dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, kami pertemukan anak cucu mereka dengan mereka, maka Allah memasukkan anak kecil ke surga karena kebaikan orang tua.
Syaekhul Islam Al-Imam Ibnu Taimiyah dalam Kitab Majmu’ Fatawa jilid 24, berkata: Orang yang berkata bahwa do’a tidak sampai kepada orang mati dan perbuatan baik, pahalanya tidak sampai kepada orang mati,mereka itu ahli bid’ah, sebab para ulama’ telah sepakat bahwa mayyit mendapat manfa’at dari do’a dan amal shaleh orang yang hidup.

Tahlil adalah suatu acara seremoni sosial keagamaan untuk memperingati dan sekaligus mendoakan orang yang meninggal. Disebut acara sosial-budaya karena tahlil hanya dikenal dan dilakukan oleh sebagian umat Islam Indonesia. Disebut acara keagamaan karena sebagian besar bacaan-bacaan dalam tahlil diambil dari Al Quran dan Al Hadits dan bertujuan untuk mendoakan orang yang meninggal.


KHUSUSAN FATIHAH TAHLIL

إلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَلْفَاتِحَةْ
ثُمَّ إلَى حَضْرَةِ إِخْوَانِهِ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَاْلأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَاْلعُلَمَاءِ وَاْلمُصَنِّفِيْنَ وَجَمِيْعِ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ اَلْفَاتِحَةْ
ثُمَّ إليَ جَمِيْعِ أَهْلِ اْلقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ اْلاَرْضِ وَمَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا اَبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادَنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخَنَا وَمَشَايِخَ مَشَايِخِنَا
وَلِمَنِ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ وَخُصُوْصًا......... اَلْفَاتِحَةْ


BACAAN TAHLIL
Bacaan-bacaan detail tahlhl ada sedikit perbedaan antara satu daerah dengan daerah yang lain walaupun tidak begitu prinsip. Bacaan di bawah merupakan standar umum bacaan tahlil.
Surat Al-Ikhlas dibaca 3x.
Surat Al Falaq dan An Nas masing-masing dibaca sekali.
Surat Al Fatihah 1x.
Surat Al Baqarah Ayat 1- Ayat ke 5.


سْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَد

لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرْ وَلِلّهِ اْلحَمْدُ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ * مِن شَرِّ مَا خَلَقَ * وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ *
وَمِن شَرِّ النَّفَّـثَـتِ فِى الْعُقَدِ * وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرْ وَلِلّهِ اْلحَمْدُ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

لاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرْ وَلِلّهِ اْلحَمْدُ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّين أمِينْ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. الم ذَلِكَ اْلكِتَابُ لاَرَيْبَ فِيْهِ هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ. اَلَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلاَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُوْنَ.وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْاخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ. اُولئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَاُولئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ. وَإِلهُكُمْ إِلهُ وَاحِدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ اللهُ لاَ إِلَهَ اِلاَّ هُوَ اْلحَيُّ الْقَيُّوْمُ لاَتَأْخُذُه سِنَةٌ وَلاَنَوْمٌ. لَهُ مَافِى السَّمَاوَاتِ وَمَافِى اْلأَرْضِ مَنْ ذَالَّذِى يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَيُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَلاَ يَؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ. لِلّهِ مَافِى السَّمَاوَاتِ وَمَا في اْلأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوْا مَافِى أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوْهُ
يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللهِ فَيُغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ. وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. امَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا أُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَبَّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ. كُلٌّ امَنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَنُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ. لاَيُكَلِّفُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَاكَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَااكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَتُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَ أَوْ أَخْطَعْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَالاَطَاقَةَ لَنَا بِهِ

وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا 7
أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ. إِرْحَمْنَا يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ 7

أللّهمّ اصْرِفْ عَنَّا السُّوْءَ بِمَا شِئْتَ وَكَيْفَ شِئْتَ إِنَّكَ عَلَى مَاتَشَاءُ قَدِيْرُ 3

وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الْبَيْتِ إِنَّهُ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. إِنَّمَا يُرِيْدُ اللهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًا. إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِي يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمَا.

أَللّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ نُوْرِ الْهُدَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ. عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ. وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ.

أَللّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ شَمْسِ الضُّحَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْعَدَدَ
مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ. وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ

أَللّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ*الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ بَدْرِ الدُّجَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ. عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ. وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الْغَافِلُوْنَ.

وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ سَادَتِنَا أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ. وَحَسْبُنَا الله وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم 3

أَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ حَيٌّ مَوْجُوْدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ حَيٌّ مَعْبُوْدٌ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ حَيٌّ بَاقٍ ,

اَإِلهَ إِلاَّ اللهُ 100
لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ
لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ نَبِيُّ الله
لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ الله
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ يَارَبِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدْ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ

بْحَانَ الله وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ 33
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ
أَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدْ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ أَجْمَعِيْنَ. الفاتحة


DOA SETELAH TAHLIL


أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمن الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. أَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ فِى اْلأَوَّلِيْنَ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ فِى اْلأخِرِيْنَ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ فِى كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ وَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ فِى اْلمَلَإِ اْلأَعْلَى إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . أَللّهُمَّ اجْعَلْ وَأَوْصِلْ ثَوَابَ مَا قَرَأْنَاهُ مِنَ اْلقُرْأنِ الْعَظِيْمِ . وَمَا هَلَّلْنَاهُ مِنْ قَوْلِ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَقَوْلِ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ وَمَا صَلَّيْنَاهُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ فِى هذَااْلمَجْلِسِ اْلمُبَارَكِ هَدِيَّةً وَاصِلَةً إِلَى حَضْرَةِ سَيِّدِناَ وَنَبِيِّناَ وَمَوْلَناَ مُحَمَّدٍ ثُمَّ إِلَى أَرْوَاحِ أباَئِهِ وَإِخْوَانِهِ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ وَاْلمُرْسَلِيْنَ وَأَلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ وَأَهْلِ بَيْتِهِ أَجْمَعِيْنَ
وَاْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ وَالأَئِمَّةِ اْلمُجْتَهِدِيْنَ وَاْلعُلَمَاءِ اْلعَامِلِيْنَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ أَجْمَعِيْنَ . وَخُصُوْصًا إِلى رُوْحِ ( فُلَانْ إِبْنُ فُلَانْ ) أَللّهُمَّ اجْعَلْهُ فِدَاءً لَهُ مِنَ النَّارِ وَفِكَاكاً لَهُمْ مِنَ النَّارِ . أَللّهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ وَوَالِدِيْنَا وَوَالِدِيْهِمْ وَلِجَمِيْعِ اْلمُسْلِمِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ . أَللّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلَامَ وَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَأَهْلِكِ اْلكَفَرَةَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ , وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلى يَوْمِ الدِّيْنِ , أَللّهُمَّ أَمِنَّا فِىْ دُوْرِنَا , وَأَصْلِحْ وَلَاةَ أُمُوْرِنَا وَاجْعَلِ اللّهُمَّ وِلَايَتَنَا فِيْمَنْ خَافَ وَاتَّقَاكَ . أَللّهُمَّ انْصُرْ سُلْطَانَنَا سُلْطَانَ اْلمُسْلِمِيْنَ , وَانْصُرْ وُزَرَاءَهُ وَوُكَلاَءَهُ وَعَسَاكِرَهُ وَعُلَمَاءَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. وَاكْتُبِ السَّلاَمَةَ وَاْلعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى اْلحُجَّاجِ
وَاْلغُزَاةِ وَاْلمُسَافِرِيْنَ وَاْلمُقِيْمِيْنَ فِى إِنْدُوْنَيْسِيَّا وَغَيْرِهِمْ مِنَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَألِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَاْلحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
أمين
Sumber: